zmedia

Sebuah Nasehat Tentang Amalan Kebaikan

Jika engkau melihat seekor semut terpeleset dan jatuh di air, maka angkat dan tolonglah ia, barangkali itu menjadi penyebab AMPUNAN bagimu di akhirat nanti.

Jika engkau menjumpai batu kecil di jalan yang mengganggu jalannya saudara kita, maka singkirkanlah, barangkali itu menjadi penyebab dipermudahkannya JALANmu menuju surga.

Jika engkau menjumpai anak ayam yang terpisah dari induknya, maka ambil dan susulkan ia dengan induknya, semoga itu menjadi peyebab Allah MENGUMPULKAN dirimu dan keluargamu di surga kelak.

Jika engkau melihat orang tua membutuhkan tumpangan, maka antarkanlah ia, barangkali itu menjadi penyebab KELAPANGAN rezekimu di dunia.

Jika engkau bukanlah seorang yang pandai ilmu agama, maka ajarkanlah alif ba' ta' kepada anak-anakmu nanti, setidaknya itu menjadi AMAL JARIYAH untukmu yang tak akan terputus pahalanya meski engkau berada di alam kubur.

Jika engkau tidak bisa berbuat KEBAIKAN sama SEKALI, maka tahanlah TANGAN dan LISANMU dari MENYAKITI orang lain, setidaknya itu menjadi SHODAQOH darimu.

Al-Imam Ibnul Mubarok Rohimahulloh berkata:

رُبَّ عَمَلٍ صَغِيرٍ تُعَظِّمُهُ النِّيَّةُ ، وَرُبَّ عَمَلٍ كَبِيرٍ تُصَغِّرُهُ النِّيَّةُ

“Sangat banyak amalan kecil, akan tetapi menjadi besar pahalanya karena niat pelakunya. Dan sangat banyak amalan besar, menjadi kecil pahalanya karena niat pelakunya”

Jangan pernah meremehkan kebaikan orang lain, bisa jadi seseorang itu masuk surga bukan karena puasa sunnahnya, bukan karena shalat malamnya, tapi karena akhlak baiknya dan sabarnya, ketika musibah datang melanda.

Rasulullah SAW bersabda:

« لاَ تَحْقِرَنَّ مِنَ الْمَعْرُوفِ شَيْئًا وَلَوْ أَنْ تَلْقَى أَخَاكَ بِوَجْهٍ طَلْقٍ ».

“Jangan sekali-kali kamu meremehkan kebaikan sedikitpun, meskipun kamu hanya bertemu dengan saudaramu dengan wajah berseri-seri (wajah tersenyum).”

HR. Muslim.

Post a Comment for "Sebuah Nasehat Tentang Amalan Kebaikan"